Sabtu, 31 Maret 2012

AIR PENYAMBUNG REZEKI

Di seberang sana, ada ratusan hektar lahan yang dulunya adalah sawah dan kini sebagian telah berubah menjadi kebun kelapa sawit. Awal agustus setiap tahunnya, ratusan orang hilir mudik menyeberangi hilir sungai bilah, dengan transportasi boat berkapasitas 25 -30 orang penumpang.Mereka adalah para petani yang sampai saat ini masih mempertahankan lahannya sebagai lahan bertanaman padi dan mereka adalah orang orang yang konsisten menggantungkan hidupnya pada ketersediaan air. Baik air di areal persawahan mereka, juga air di hilir sungai bilah yang semakin hari kian dangkal.
selain para petani padi, hilir sungai bilah ini juga menjadi satu satunya akses terdekat yang menghantarkan hasil pertanian berupa kelapa, kelapa sawit dan aneka hasil pertanian lainnya dari seberang jawi jawi, untuk kemudian dipasarkan keluar daerah. Tatkala air kian surut, tangkahan kian lapuk, masyarakat pesisir disini tak kunjung mendapat tawaran mau melalui jalur yang mana. masih saja mempertaruhkan jalan rezeki mereka melalui arus hilir sungai bilah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar